Select the search type
 
  • Site
  • Web
Search
 
28
 Kandungan Nutrisi yang dapat Memperberat Kegagalan Fungsi Ginjal


Saat salah satu organ penting tubuh kita mengalami gangguan serius, berbagai tata laksana dan pengaturan diet tentu menjadi prioritas untuk mencegah kerusakan organ lebih lanjut. Misalnya saja ginjal yang berperan penting menyaring racun. Bila fungsi ginjal terganggu, maka zat sisa termasuk racun yang harusnya dibuang melalui urin, akan menumpuk dan beredar bersama aliran darah. Sulitnya pengeluaran racun ini dapat menyebabkan berbagai gangguan fungsi tubuh lainnya, sehingga salah satu cara menghindari tertimbunnya racun adalah dengan mewaspadai jenis makanan dan asupan cairan yang dikonsumsi penderita.

Substansi atau zat apa saja yang cenderung sukar dikeluarkan oleh ginjal yang mengalami penurunan fungsi? Protein, kalium, natrium dan fosfor merupakan substansi makanan yang sukar dicerna oleh ginjal yang mengalami gangguan fungsi.


Apa yang akan terjadi bila penderita gagal ginjal kronik mengonsumsi makanan dengan kadar protein yang tinggi, seperti pada daging, ikan, telur dan produk susu? Bila sisa metabolisme protein dalam tubuh yang diukur sebagai ‘blood urea nitrogen’ / BUN, didapatkan pada tingkat yang tinggi dalam darah, akan menyebabkan penderita merasa mual, muntah, kehilangan nafsu makan dan merasa letih.


Lain halnya dengan makanan tinggi kalium seperti pada alpukat, asparagus, buah bit, kacang polong kering, kentang, ubi, labu, tomat, pisang, melon, aprikot, buah-buahan yang dikeringkan/manisan, jeruk sitrun, pepaya, kacang-kacangan, coklat, jus, susu dan yogurt, yang bila tertumpuk dalam tubuh penderita dapat menyebabkan gangguan irama jantung hingga gangguan fatal yaitu henti jantung.


Kegagalan fungsi ginjal menyebabkan kelebihan garam atau natrium sukar dikeluarkan dari dalam tubuh, sehingga penderita sering merasa haus dan terjadi penimbunan cairan dalam tubuh. Beberapa makanan tinggi natrium yang hendaknya dihindari antara lain garam meja, semua bumbu dengan kandungan garam, daging olahan, makanan beku, makanan kaleng, acar, produk susu, keripik dan kacang-kacangan. Perhatikanlah label kandungan makanan saat Anda ingin membeli makanan di supermarket.


Komponen lain yang dapat memperberat kerja ginjal yang telah menurun fungsinya adalah makanan tinggi fosfat yang terdapat dalam produk susu, kacang-kacangan, gandum, kacang polong kering, minuman keras dan coklat. Tingginya kadar fosfat dalam darah pada penderita gagal ginjal kronik dapat mempengaruhi kepadatan tulang, sehingga mudah patah. Oleh karena itu penderita gagal ginjal kronik biasanya mengonsumsi suplemen pengikat fosfat yakni kalsium dan vitamin D.

Dari semua komponen kandungan makanan yang dapat memperberat kerja fungsi ginjal, tentu penderita juga harus memperhatikan asupan kalori, seperti karbohidrat, lemak dan gula dalam jumlah yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan energi dalam tubuh.

Referensi:

Kidney Failure and Your Diet. Dietitian’s Patient Education Resource Manual.

 

 

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.