Pertanyaan seputar penyakit ginjal kronik


.:: Sahabat Ginjal >> Pertanyaan seputar penyakit ginjal kronik ::.

< previous page

11.      Apakah kaitan antara glomerulonefritis dengan PGK?
Glomerulonefritis timbul akibat adanya peradangan yang dapat merusak bagian ginjal yang bertugas menyaring darah (glomerulus). Bila kondisi ini terjadi tentu glomerulus tidak bisa lagi menyaring zat-zat yang sudah tidak terpakai oleh tubuh sehingga dapat mengganggu kerja ginjal kelak.

12.      Batu ginjal dapat menyebabkan PGK. Apa saja penyebab batu ginjal?
Batu ginjal dapat disebabkan oleh dehidrasi (kurangnya asupan cairan ke dalam tubuh) sehingga urin yang diproduksi tidak cukup

untuk ‘membilas’ bahan-bahan kimiawi yang dapat mengalami kristalisasi; jenis makanan tertentu; dan infeksi pada ginjal yang dapat mengganggu/memperlambat aliran urin atau mengganggu keseimbangan asam dalam urin.

13.      Apakah batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya?
Tergantung pada lokasi, besar, bentuk dan komposisi batu ginjal itu sendiri. Bila ukurannya kecil, licin atau bulat mungkin bisa keluar dengan sendirinya. Namun bila bentuknya bermacam-macam atau ukuran yang cukup besar, terapi tertentu mungkin akan diperlukan guna mengeluarkan batu ginjal tersebut.

14.      Apa yang terjadi bila ginjal sudah gagal melakukan fungsinya?
Ginjal sehat akan bekerja membersihkan darah dengan cara mengeluarkan cairan, mineral dan zat-zat sisa yang berlebihan dalam tubuh. Ginjal juga berfungsi menghasilkan hormon-hormon untuk menjaga kekuatan tulang dan tekanan darah. Jika ginjal sudah tidak mampu berfungsi, maka zat-zat sisa yang berbahaya bagi kesehatan akan menumpuk dalam tubuh, tekanan darah dapat meningkat, tubuh akan kekurangan sel-sel darah merah dan tubuh akan kelebihan cairan yang seharusnya dikeluarkan. Bila hal ini terjadi, maka Anda perlu menjalani terapi tertentu untuk menggantikan kerja ginjal yang sudah gagal, misalnya dengan transplantasi atau dialisis.

15.      Apakah PGK memiliki stadium-stadium tertentu yang akhirnya menyebabkan gagal ginjal?
PGK memiliki lima stadium sesuai dengan menurunnya nilai Laju Filtrasi Glomerulus (LFG).

Stadium

Arti

LFG mL/min/1,73 m2

1 Kerusakan ginjal (ada protein dalam urin) dan LFG normal >90
2 Kerusakan ginjal ringan dan penurunan nilai LFG 60-89
3 Kerusakan ginjal sedang dan penurunan nilai LFG 30-59
4 Kerusakan ginjal berat dan penurunan nilai LFG 15-29
5 Gagal ginjal terminal (gagal ginjal tahap akhir) <15

16.      Hormon apa saja yang juga dihasilkan oleh ginjal?
Ada tiga hormon yang dihasilkan ginjal, yaitu: eritropoietin (EPO) yang membantu merangsang sumsum tulang membuat sel-sel darah merah; renin yang membantu mengatur tekanan darah; dan kalsitriol yaitu bentuk aktif vitamin D yang membantu proses penyerapan kalsium dan menjaga keseimbangan kimia dalam tubuh.

17.      Apakah gagal ginjal dapat menimbulkan anemia?
Anemia (kekurangan sel darah merah) seringkali menyertai gagal ginjal, karena ginjal menghasilkan hormon – eritropoietin (EPO) – yang membantu merangsang sumsum tulang untuk membentuk sel-sel darah merah. Bila fungsi ginjal sudah terganggu, EPO yang dihasilkan juga akan menurun, sehingga sel darah merah yang dihasilkan sumsum tulang juga akan menurun.

18.      Bagaimana jika anemia tidak diobati?
Jika tidak diobati, anemia dapat menyebabkan beban kerja jantung meningkat sehingga terjadi penebalan jantung sebelah kiri (LVH atau left ventricular hypertrophy) yang dapat berlanjut menjadi gagal jantung.

19.      Mengapa penderita gagal ginjal perlu melakukan diet sehat tertentu?
Anjuran diet sehat ini tergantung pada stadium penyakit ginjal yang Anda alami dan juga pada terapi yang diberikan dokter. Biasanya ahli gizi atau dokter akan menganjurkan Anda untuk mengkonsumsi makanan berprotein tinggi (bagi yang telah menjalani prosedur dialisis secara rutin). Asupan garam juga perlu diperhatikan.

20.      Mengapa penderita PGK perlu membatasi asupan kalium?
Kalium adalah sejenis mineral yang dibutuhkan tubuh dan bisa kita peroleh dari makanan. Seperti halnya garam natrium dan air, kalium juga diatur kadarnya dalam tubuh oleh ginjal. Karena itu, ginjal yang rusak dapat berakibat kadar kalium dalam darah meningkat, sehingga pembatasan kalium dari makanan mungkin diperlukan agar kadar kalium tidak berlebihan. Kadar kalium yang berlebihan dapat menimbulkan masalah seperti gangguan irama jantung yang dapat berakibat fatal.

Next page >

  
Untuk saran, mencari informasi, dll silahkan klik disini >>





Dengan menjadi anggota kami, Anda mendapat kesempatan mengakses halaman khusus anggota di atas beserta program-program unggulan Kalbe Farma dan reward yang menarik! Jika Anda penderita penyakit ginjal kronik yang menggunakan produk-produk ginjal produksi PT Kalbe Farma Tbk (CAPD maupun non-CAPD), kirimkan permintaan ke email: admin@sahabatginjal.com atau hubungi langsung ke 021-42873888 atau 0888-16-11-403 (pk. 09.00 - 15.00 WIB) atau faks: 021-4269734.
Sitemap About Us Dialysis Center

Privacy Policy | Legal information | Disclaimer