Perjalanan transplantasi di usia belia
20 Februari 2017

Ibu Fauziah, 23 tahun, pasien

Pertama kali didiagnosis penyakit ginjal, saya masih SMA. Sebelumnya, tidak ada gejala apapun yang saya rasakan dan saya masih beraktivitas seperti biasa dari bersekolah, ikutan cheers atau dance. Hingga suatu hari saya mengalami rasa sesak yang luar biasa. Pada saat itu diperiksa dan ternyata tekanan darah saya sangat tinggi, yaitu 180/120. Sayapun diberi resep obat antihipertensi dan saya mengira kondisi ini disebabkan saya terlalu capek dan sering begadang untuk mempersiapkan ujian. Setelah mengkonsumsi obat tersebut, saya masih merasakan sesak yang tidak tertahankan dan sewaktu batuk mengeluarkan darah sekitar akhir Desember 2010. Dan pada saat itu, tante saya yang seorang dokter mengatakan bahwa kulit wajah saya berwarna putih kelabu.

Beberapa hari berselang, saya masuk ICU dan setelah diperiksa kadar Hb hanya sekitar 5 dan fungsi ginjal sisa hanya 3%. Dan kemudian saya menjalani hemodialisis, namun kondisi tubuh makin menurun selama 2 bulan. Tiga bulan sesudahnya, kondisi tubuh mulai membaik dan saya tetap menjalani hemodialisis.

Pada tahun 2011, saya memutuskan untuk menjalani transplantasi/ cangkok ginjal dan kemudahan-kemudahan diberikan oleh Allah SWT. Satu bulan setelah saya mendapatkan donor yang sesuai, saya mulai menjalani prosedur transplantasi. Waktu penyembuhan pun berjalan lancar dan singkat.

Enam tahun sudah berlalu, saat ini saya beraktivitas seperti biasa bahkan saya sanggup berolah raga selama 2 jam di tempat fitness, seperti yoga, aerobik. Untuk diet, saya tidak melakukan pembatasan makanan atau minuman tertentu, namun sepertinya tubuh saya mempunyai sinyal tersendiri. Apabila sudah merasa cukup, maka tubuh dengan sendirinya akan mengatakan untuk berhenti.

Untuk tetap menjaga kesehatan ginjal, saya menyarankan agar teman-teman cukup minum air putih setiap harinya dan tidak melakukan aktivitas yang melebihi kemampuan tubuh kita sendiri.

Semoga cerita saya dapat menginspirasi teman-teman agar selalu sehat dan bersemangat.

CERITA LAINNYA