CERDIK MEMILIH OBAT REMATIK SAAT GINJAL TIDAK APIK

Osteoartritis (OA) atau juga dikenal dengan penyakit rematik merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat menipisnya bantalan sendi, ditandai dengan nyeri sendi dan kaku sendi yang dapat mengakibatkan kehilangan fungsi hingga kemampuan dalam bergerak. Hingga saat ini belum ada obat yang dapat mengembalikan fungsi bantalan sendi seperti sedia kala. Penanganan OA bersifat suportif antara lain dengan mengurangi rasa nyeri dan peradangan yang terjadi, sehingga kualitas hidup penderitanya tidak terlalu terganggu.

Pengidap OA yang mengalami gangguan fungsi ginjal seperti halnya pasien penyakit ginjal kronik (PGK) harus lebih berhati-hati dalam memilih jenis obat anti nyeri maupun anti radang (dikenal dengan nama obat NSAID (Non Steroidal Anti-Inflammatory drugs, misalnya ibuprofen) yang diminum. Hal ini dikarenakan banyak dari obat golongan ini yang proses pengeluarannya melalui ginjal, sehingga dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko toksisitas obat.

Selain obat minum, obat-obatan untuk OA juga tersedia dalam bentuk suntikan dan obat yang dioleskan. Salah satu bentuk suntikan adalah asam hialuronat yang disuntikkan ke dalam rongga sendi, yang dapat menjadi alternatif bagi pasien yang mengalami OA namun juga disertai dengan gangguan fungsi ginjal. Asam hialuronat merupakan komponen cairan sendi yang bermanfaat meningkatkan kekentalan cairan sendi dan memperbaiki nyeri sendi. Selain itu badan pengawasan obat dan makanan Amerika (FDA) juga telah memberikan persetujuan penggunaan obat yang dioleskan yang mengandung NSAID seperti natrium diclofenac, ketoprofen dan piroxicam yang berbentuk gel pada pasien ginjal. Cukup dioleskan sedikit saja diatas sendi yang sakit, kemudian obat akan diserap melalui kulit dan mencapai pembuluh darah, sehingga rute ini lebih aman untuk pasien dengan penyakit ginjal. Namun penggunaan obat yang dioleskan ini mungkin kurang sesuai untuk pasien dengan OA dengan lokasi di bagian sendi panggul, karena lokasi ini terlalu dalam untuk obat bisa terserap.

Untuk hasil yang lebih dan aman, pasien ginjal dengan OA sebaiknya berkonsultasi dengan dokter yang merawat untuk mendapatkan jenis penanganan OA yang paling sesuai dengan kondisi pasien.

 

DAFTAR PUSTAKA

Arthritis Foundation. Osteoarthritis and kidney concerns. [Internet]. Cited at 22 Juni 2018. Available from: https://www.arthritis.org/living-with-arthritis/tools-resources/expert-q-a/osteoarthritis-questions/arthritis-kidney.php

 

SUMBER GAMBAR

http://stemfinitycord.co