KAITAN SUPLEMEN VITAMIN C DENGAN RISIKO BATU GINJAL

Vitamin C merupakan zat gizi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem imun, mempertahankan kekuatan tulang, meningkatkan fungsi otak, dan berperan penting dalam penyembuhan luka. Suplemen vitamin C seringkali dikonsumsi untuk mencegah flu atau common cold. Namun banyak suplemen yang mengandung vitamin C dalam jumlah yang sangat besar sehingga pada beberapa kasus, dapat menyebabkan efek samping yang tidak diharapkan.

Vitamin C merupakan vitamin larut air yang tidak disimpan dalam tubuh, berbeda dengan vitamin larut lemak. Vitamin C yang dikonsumsi akan diangkut ke jaringan tubuh melalui cairan tubuh dan kelebihannya akan dikeluarkan melalui urin dalam waktu beberapa jam. Karena tubuh tidak menyimpan atau memproduksi sendiri vitamin C, maka penting untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C setiap hari. Namun, mengkonsumsi suplemen vitamin C dalam jumlah besar dapat menyebabkan efek samping seperti gangguan pencernaan dan batu ginjal. Hal ini terutama terjadi jika mengkonsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen dibanding dari makanan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Angka kebutuhan vitamin C harian sebenarnya hanya 90 mg untuk pria dewasa dan 75 mg untuk wanita dewasa. Jika vitamin C dikonsumsi lebih besar dari 2000 mg per hari, maka kemungkinan bisa terjadi efek samping pencernaan seperti diare, mual, muntah, atau kram perut. Asupan vitamin C yang berlebihan juga telah dilaporkan dapat menyebabkan aliran balik asam lambung ke kerongkongan.

Selain itu, kelebihan vitamin C dikeluarkan dari tubuh melalui urin sebagai oksalat. Pada kondisi tertentu, oksalat dapat mengikat mineral dan membentuk kristal yang dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Konsumsi vitamin C yang terlalu banyak berpotensi meningkatkan jumlah oksalat dalam urin, sehingga meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal, terutama jika mengkonsumsi suplemen vitamin C lebih dari 2000 mg per hari.

Suatu penelitian pada orang dewasa yang mengkonsumsi suplemen vitamin C 1000 mg, dua kali sehari selama 6 hari, jumlah oksalat yang dikeluarkan melalui urin meningkat 20%. Kejadian gagal ginjal juga telah dilaporkan pada orang yang mengkonsumsi vitamin C lebih dari 2000 mg per hari. Penelitian lain pada 23.000 pria dewasa berusia antara 45-79 tahun juga menunjukkan bahwa pria yang mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi memiliki risiko batu ginjal 1,7-2,2 kali dibanding pria yang tidak mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi. Namun konsumsi suplemen vitamin C dalam jumlah yang tidak besar tidak meningkatkan risiko batu ginjal.

 

Daftar Pustaka :

1. Does too much vitamin c cause side effects? [Internet]. [cited 2019 Dec 26]. Available from: https://www.healthline.com/ nutrition/side-effects-of-too-much-vitamin-c
2. Vitamin C shocking side effects: Kidney stone formation and more [Internet]. 2019 [cited 2019 Dec 26]. Available from: https://www.msn.com/en-us/health/medical/vitamin-c-shocking-side-effects-kidney-stone-formation-and-more/ar-BBWeSke

 

Daftar Gambar :

https://www.vitarian.sk/clanky/zdravie/2015/vitamin-c