KONSUMSI BUAH PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK

Buah dan sayur merupakan komponen penting dalam diet sehat. Berkurangnya konsumsi buah dan sayur berkaitan dengan hidup yang kurang berkualitas serta meningkatnya risiko penyakit tidak menular. Meski demikian, buah dan sayur banyak mengandung kalium. Kalium merupakan mineral yang berperan penting dalam menjaga denyut jantung normal dan kerja otot; sedangkan kadar kalium dalam darah dipertahankan dalam jumlah normal oleh ginjal.

Apabila fungsi ginjal terganggu, dapat menyebabkan kadar kalium meningkat karena tidak dapat dikeluarkan oleh tubuh. Gejala yang timbul akibat kalium berlebih adalah kelemahan, mati rasa dan kesemutan. Selain itu, apabila kadar kalium terlalu tinggi, dapat menyebabkan tidak beraturannya irama jantung atau serangan jantung. Bagi pasien ginjal tahap terminal, rekomendasi asupan kalium adalah 2,000-3,000 mg per hari.

 

Buah yang tinggi kalium

Buah yang digolongkan sebagai tinggi kalium adalah buah yang mengandung lebih dari 200 mg kalium tiap porsinya. Takaran per porsi yang dimaksud adalah takaran ½ cup (sekitar 115 g), kecuali dinyatakan lain.

Berikut beberapa buah yang tinggi kalium:

 

  • ¼ bagian alpukat
  • ½ bagian pisang
  • Belewah
  • 5 buah kurma
  • Melon madu
  • 1 buah kiwi berukuran sedang
  • 1 buah mangga berukuran sedang
  • 1 buah jeruk berukuran sedang
  • ½ bagian papaya
  • 1 buah delima
  • Prune
  • Aprikot

 

Selain itu, buah yang dikeringkan (seperti kismis) dan air kelapa juga mengandung kalium dalam jumlah banyak.

 

Buah yang rendah kalium

Buah berikut tergolong rendah kalium, namun apabila mengkonsumsi lebih dari 1 porsi, buah-buahan ini juga dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah. Selain itu, perlu juga memperhatikan kadar kalium dari total makanan yang dimakan. Takaran per porsi yang dimaksud adalah takaran ½ cup (sekitar 115 g), kecuali dinyatakan lain.

 

  • 1 buah apel berukuran sedang
  • Blackberry
  • Blueberry
  • Cheri
  • Cranberry
  • Anggur
  • Jeruk mandarin
  • 1 buah peach berukuran kecil
  • 1 buah pear berukuran kecil
  • Nanas
  • 1 buah plum utuh
  • Raspberry
  • Strawberry
  • Semangka (batasi hanya 1 cup)

 

 

Belimbing

Selain buah yang tinggi kalium, pasien ginjal disarankan tidak mengkonsumsi belimbing karena adanya zat caramboxin yang bersifat neurotoksik. Informasi selengkapnya dapat dibaca di artikel Sahabat Ginjal sebelumnya di tautan berikut: https://www.sahabatginjal.com/pengobatan-ginjal/mengapa-mengkonsumsi-buah-belimbing-berbahaya-bagi-pasien-dengan-penyakit-ginjal-kronik-  

 

DAFTAR PUSTAKA

Increasing fruit and vegetable consumption to reduce the risk of noncommunicable diseases. Available from: http://www.who.int/elena/titles/fruit_vegetables_ncds/en/

Potassium and your CKD diet. Available from: https://www.kidney.org/atoz/content/potassium

Mengapa mengkonsumsi buah belimbing berbahaya bagi pasien dengan penyakit ginjal kronik? Available from: https://www.sahabatginjal.com/pengobatan-ginjal/mengapa-mengkonsumsi-buah-belimbing-berbahaya-bagi-pasien-dengan-penyakit-ginjal-kronik-

 

SUMBER GAMBAR

https://steptohealth.com/wp-content/uploads/2016/02/2-eat-fruit.jpg