MALNUTRITION-INFLAMMATION SCORE (MIS)

Malnutrisi energi protein (MEP) sering kali terjadi pada pasien PGK. MEP adalah suatu kondisi dimana pasien mengalami kehilangan massa otot, lemak dan cadangan protein visceral yang tidak sepenuhnya disebabkan oleh asupan nutrisi yang tidak cukup. Angka kejadiannya mengalami peningkatan seiring dengan hilangnya fungsi ginjal sisa.  Malnutrition-Inflammation Score (MIS) adalah penilaian kuantitatif (penilaian dengan skor) berdasarkan Subjective Global Assessment (SGA) dan dapat memprediksi risiko kesakitan dan kematian pada pasien dialisis. Ada 10 komponen yang dinilai dalam penilaian ini.

Terlampir adalah penilaiannya:

 

Komponen MIS

Skor

0

1

2

3

(A)

Riwayat Medis

 

 

 

 

1.

Perubahan berat badan kering di akhir dialisis  (perubahan secara keseluruhan pada 3-6 bulan terakhir)

< 0.5 kg

0.5-1.0 kg

> 1 kg tapi < 5% BB

> 5%

2.

Asupan diet

Nafsu makan baik, asupan diet tidak menurun

Asupan diet padat kurang optimal

Berkurangnya asupan makanan padat dan cair

Diet cair tidak dapat masuk

3.

Gejala gastro intestinal/ saluran cerna

Tidak ada gejala, nafsu makan baik

Gejala ringan, nafsu makan buruk atau kadang mual

Kadang muntah atau gejala saluran cerna sedang

Sering diare atau muntah atau anoreksia/ hilang nafsu makan berat

4.

Kapasitas fungsional (hubungan nutrisi dengan gangguan fungsional)

Kapasitas fungsional normal, merasa sehat

Kadang sulit melakukan aktivitas dasar atau sering merasa lelah

Sulit melakukan aktivitas mandiri (misalnya pergi ke kamar mandi)

Berbaring di tempat tidur atau aktivitas fisik minimal sampai tidak ada

5.

Komorbiditas, termasuk lama (tahun) dialisis

Tanpa komorbiditas, dalam dialisis < 1 tahun

Komorbiditas ringan (tanpa KKM†), dalam dialisis 1-4 tahun

Komorbiditas sedang (termasuk 1 KKM), dalam dialisis > 4 tahun

Setiap komorbiditas berat, multiple (> 2 KKM)

 

 

 

 

 

 

(B)

Pemeriksaan fisik

 

 

 

 

6.

Berkurangnya cadangan lemak atau kehilangan lemak sub kutan (di bawah mata, trisep, bisep, dada)

Tidak ada perubahan

Ringan

Sedang

Berat

7.

Tanda kehilangan massa otot (kening, klavikula/ tulang selangka, skapula/ tulang belikat, costae/ tulang iga, kuadrisep/ otot kaki

Tidak ada perubahan

Ringan

Sedang

Berat

 

 

 

 

 

 

(C)

Ukuran tubuh

 

 

 

 

8.

Indeks massa tubuh (kg/m2)

> 20

18-19.9

16-17.99

< 16

 

 

 

 

 

 

(D)

Parameter laboratorium

 

 

 

 

9.

Albumin serum (g/dL)

> 4

3.5-3.9

3.0-3.4

< 3.0

10.

Total iron-binding capacity/ TIBC serum (mg/dL)

> 250

200-249

150-199

< 150

 

 

Catatan:

Total MIS sama dengan penjumlahan dari 10 komponen tersebut, dengan rentang 0 (tanpa malnutrisi) sampai 30 (malnutrisi berat)

 

Singkatan:

  • KKM: Kondisi Komorbiditas Mayor (komorbiditas adalah adanya satu atau lebih gangguan (atau penyakit) di samping penyakit utama atau gangguan, atau efek dari gangguan tambahan seperti atau penyakit. Jadi misalnya: pasien PGK dengan hipertensi, diabetes, dll
  • KKM† meliputi gagal jantung kongesti kelas III atau IV, AIDS stadium akhir, penyakit jantung koroner berat, penyakit paru obstruksi kronik sedang sampai berat, sekuele/ gejala sisa neurologis berat, metastasis keganasan, atau baru mendapat kemoterapi

 

DAFTAR PUSTAKA

Afsar B et al. Malnutrition-inflammation score is a useful tool in peritoneal dialysis patients. Perit Dial Int. 2006 Nov-Dec;26(6):705-11.

Konsensus Pernefri 2011

 

SUMBER GAMBAR

https://cathe.com/wp-content/uploads/2012/07/shutterstock_71019373.jpg