OMEGA-3 DAN PENYAKIT GINJAL KRONIK

Setiap hari kita mengonsumsi lemak dengan jenis yang beragam, mulai dari lemak tidak jenuh, lemak trans sampai dengan lemak jenuh. Omega-3 merupakan bagian dari lemak tidak jenuh rantai panjang yang bersifat esensial atau sering disebut sebagai asam lemak esensial.

Asam lemak esensial merupakan asam lemak yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh sehingga tubuh membutuhkan asupan dari luar. Asam lemak esensial sendiri terdiri dari omega-3 dan omega-6, tetapi yang mempunyai manfaat pada pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) adalah omega-3. Pada pasien PGK, omega-3 mempunyai berbagai macam manfaat yaitu sebagai anti radang, memelihara akses untuk dialisis, antioksidan dan menurunkan kadar trigliserida. Dari penelitian terbaru, disebutkan omega-3 dapat membantu menurunkan rasa gatal atau pruritus yang disebabkan oleh kadar ureum yang tinggi. Pada pasien PGK, direkomendasikan untuk mengonsumsi omega-3 sebanyak 1-3 gram per hari yang dapat bersumber dari ikan (salmon, makarel, dan lain sebagainya), minyak kanola, flaxseed, dan juga sumber lainnya.  

 

Daftar Pustaka

1.  Friedman A, Moe S. Review of the Effects of Omega-3 Supplementation in     Dialysis Patients. CJASN March 2006;1(2):182-92.

2.  Lauretani L, Maggio M, Pizzarelli F, Michelassi S, Ruggiero C, Ceda GP, et al. Omega-3 and Renal Function in Older Adults. Curr Pharm Des. 2009;15(36):4149–56.

2.  Hu J, Liu Z, Zhang H. Omega-3 fatty acid supplementation as an adjunctive therapy in the treatment of chronic kidney disease: a meta-analysis. Clinics. 2017;72(1):58-64.

 

Sumber Gambar

https://floraproactiv.co.uk/cholesterol/saturated-unsaturated-fats/unsaturated-fat-foods/